SUKADANA - Video kondisi memprihatinkan sebuah gedung sekolah di Kabupaten Lampung Timur viral di media sosial.
Bangunan yang dimaksud adalah SDN 2 Taman Endah, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur.
Dalam video tersebut terlihat jelas kerusakan pada bagian atap hingga kusen kayu jendela ruang kelas.
Kondisi ini telah dialami pihak sekolah selama dua tahun terakhir, sejak 2024 silam.
Kepala SDN 2 Taman Endah, Suharni, mengaku pihak sekolah tidak mampu melakukan perbaikan secara mandiri karena keterbatasan dana. Akibatnya, aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu.
Untuk menyiasati keterbatasan ruang kelas yang layak pakai, sekolah terpaksa menerapkan sistem pembelajaran bergantian.
Kelas 1, 2, 3, dan 6 masuk pada pagi hari, sementara kelas 4 dan 5 masuk pada siang hari.
"Ruang kelas ini, setelah ada viral itu sudah tidak dipakai lagi. Akhirnya anak-anak belajarnya pindah ke depan, dibuat shift-shift. Jadi kelas 1, 2, 3, dan 6 masuk pagi, kelas 4 dan 5 masuk siang," ungkap Suharni.
Ia menambahkan, saat ini jumlah ruang kelas yang masih bisa digunakan hanya tersisa empat saja.
"Padahal tadinya yang satu itu ruang kantor guru. Jadi gurunya ngantor di ruang yang rusak-rusak itu," lanjutnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Pelaksanatugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Timur, Gunadi, memastikan SDN 2 Taman Endah sudah masuk dalam usulan program pemerintah pusat.
"Sudah diusulkan penerima revitalisasi ke Kemendikdasmen. Dinas juga sudah ngecek dan koordinasi dengan BPMP untuk masuk daftar prioritas. Insya Allah tahun ini menunggu tahapan revitalisasi," terang Gunadi dikonfirmasi, (29/7).
